Refleksi tanggal 25 November 2015
Siklik merupakan lingkaran, sedangkan linear merupakan
garis, sehingga sikliknya linear dapat dikatakan pula menjadi lingkarannya
garis. Jika sekilas kita dengar, mungkin terlihat aneh, namun jika kita mencoba
untuk berfilsafat tentang linearnya siklik maka ada poin penting yang berkaitan
dengan kehidupan manusia.
Sebuah lingkaran jika diperbesar maka akan tampak lurus,
seperti jalan tol. Jika lingkaran dirangkai menjadi sangat panjang, sekalipun
lingkarannya kecil maka akan tampak lurus juga, itulah sikliknya linear. Contoh
lain jika kita berada di laut, maka akan tampak diseberang jauh disana adalah
ujung bumi dan itu pun terlihat lurus, padahal kita pun mengetahui bahwa bumi
itu bulat.
Dalam kehidupan sehari-hari manusia, kita selalu berjalan
lurus, dari hari ke hari. Namun pada akhirnya nanti akan mengulang hari yang
sama. Sekarang hari selasa, maka minggu depan akan bertemu dengan hari selasa
lagi. Seperti maju namun sebenarnya berulang, itulah rutinitas manusia,
dan rutinitas manusia adalah salah satu
contoh dari linearnya siklik.
Mengenai spiral kehidupan manusia, bahwa terdapat tiga titik
dunia dalam kehidupan manusia. Yaitu yang pertama adalah dunia menungging ,
yang merupakan dunia saintifik. Yangkedua adalah dunia rutin, dimana dalam
dunia rutin ini manusia selalu bersyukur dan berefleksi terhadap segala hal
perulangan (rutinitas) yang terjadi. Dengan melakukan refleksi maka akan
terjadi perubahan pada perulangan berikutnya, sehingga tidak terkesan monoton
dalam menjalani kehidupan. Yang terakhir adalah dunia mengembang untuk
membangun. Setiap manusia pasti selalu melakukan perubahan dalam kehidupannya, demi
perkembangan diri serta perkembangan potensi yang dimilikinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar