Refleksi 18 November
2015
Tentang mitos sering kali muncul dalam elegi –elegi yang
tertuang dalam powermathematics.blogspot.co.id. Semenejak manusia lahir, mitos
itu sudah ada. Mitos berlawanan dengan kebenaran, karena mitos itu sendiri
memang tidak terbukti kebenarannya. Mitos adalah suatu hal yang seharusnya
dipikirkan tetapi tidak dipikirkan oleh manusia. Sehingga mitos adalah suatu
keadaan berhenti, berhenti karena tidak memikirkan suatu hal. Agama bukanlah
sebuah mitos, melainkan suatu keyakinan, namun agama pun bisa berubah menjadi
mitos dikala sudah tak memikirkannya lagi dan tidak ada yang meyakininya lagi.
Misalkan ada suatu mitos bahwa jika ada pelangi muncul maka
akan ada bidadari yang turun ke bumi, karena pelangi adalah jembatan bagi para
bidadari turun ke bumi. Namun siswa SD pun bisa untuk menciptakan pelangi,
melalui pembiasan sinar melalui air dengan bantuan cermin. Jika manusia masih mempercayai pelangi adalah
jembatannya para bidadari maka orang tersebut telah termakan oleh mitos, karena mereka hanya menerima begitu saja, tanpa mencoba memikirkan secara ilmiah bagaiman terbentuknya pelangi.
Mitos bukanlah suatu kebenaran. Namun jika kita setiap hari
memikirkan mitos itu sendiri, maka akan menjadi sebuah pengetahuan, dan mitos dapat
berubah menjadi logos. Logos dan mitos memiliki bermilyar-milyar sifat, tetapi
mitos dan logos tidak bersifat absolut, melainkan relatif karena kontekstual
terhadap ruang dan waktu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar