Refleksi 11 November 2015
Budi pekerti yang dimiliki oleh masyarakat seakan sirna
seiring dengan perkembangan jaman dan perkembangan tekhnologi. Bahkan terdapat
statement dari seorang tokoh di negara kita bahwa Indonesia mengalami krisis
budi pekerti. Budi pekerti manusia berkaitan dengan tingkah laku, akhlak
dan watak yang dilakukan oleh manusia. Jika kita melihat anak-anak sekolah
sekarang seakan budi pekerti baik mereka tertutup oleh perilaku yang ditirunya
dari tokoh-tokoh di sinetron ataupun dari menonton video lainnya. Anak kecil
namun berperilaku layaknya orang dewasa, dan mereka pun sebenarnya tidak tahu
apa arti atau makna perilaku yang ditirunya dari menonton video/sinetron
tersebut.
Solusi dari masalah budi pekerti yang sirna tersebut adalah pada diri kita
masing-masing melalui hermenetika kehidupan. Hermenetika kehidupan
adalah membangun manusia seutuhnya berdasarkan sifat-sifat yang telah diberikan
Tuhan sesuai dengan kodratnya. Dapat kita realisasikan dengan memberikan contoh
kepada orang lain mengenai budi pekerti yang baik, meskipun merupakan hal kecil
namun, setidaknya telah menjadi pelaku perubahan demi tercipta budi pekerti
yang baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar